logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Lampu Sein Kelas Mewah

Advertisement

flasher homemade
Ini adalah rangkaian lampu sein variatif kelas mewah, menyala berkedip dengan banyak pilihan pola.
Awalnya rangkaian ini diperuntukkan sebagai flasher lampu sein konvoi untuk group sepeda-motor tertentu yang beranggotakan banyak orang dan sering mengadakan perjalanan lintas kota.
Kedipan lampu sein disetel pada salah satu pola sehingga anggota-anggota group motor tersebut dapat mengenali kawannya satu sama-lain di perjalanan berdasarkan kedipan lampu sein-nya.
Tulisan ini dipublikasikan setelah penulis sendiri sudah tidak lagi mengikuti acara-acara perjalanan jauh yang diadakan oleh group motor tersebut.
Berikut ini rangkaiannya :

super flasher circuits

Daftar komponen :
R1,R2,R3 = 1k
R4,R5 = 680Ω
R6 = 47Ω
P1 = 20k
C1 = 22µF/25V
C2 = 103
C3 = 220µF/25V
D1...D12 = 1N4148
D13,D14 = 1N4002
T1,T2 = 9013
T3,T4 = BD140
IC1 = 555
IC2 = TC 4017
S1 = saklar rotary 4 posisi, 2 kutub
S2 = saklar togel 3 pin

Jantung rangkaian adalah IC 555 yang menghasilkan pulsa-pulsa blok sempit dengan range yang bisa disetel antara 2 ... 33Hz.
Pulsa-pulsa blok ini diumpankan ke salah-satu input clock sebuah Johnson-counter 4017 yang mempunyai 10 output. Hasilnya adalah setiap kali terjadi pergantian pulsa dari low ke high maka level high pada output 4017 akan berpindah secara berurutan.
Jika keberadaan level high telah sampai di output terakhir 4017 (yaitu pin 11) maka siklus akan berulang, kembali memulai dari awal lagi dan begitulah seterusnya.
Apabila sebagian dari 10 output itu diinginkan ketika berlevel high mengaktifkan lampu, maka dapat dipasang dioda-dioda pada posisi maju ke sebuah untaian transistor yang berfungsi sebagai switch untuk menyalakan lampu. Pemasangan dioda-dioda ini akan meluluskan tegangan level high dari satu pin output 4017 ke untaian transistor namun akan menyekat tegangan level high dari output lainnya ke pin output tersebut.
Dengan penyusunan dioda-dioda dan sambungan pensaklaran untuk memilih pola kedipan sebagaimana yang diperlihatkan pada gambar, dihasilkan nyala lampu sein yang berkedip unik, di antaranya :

1.Satu kali lampu kiri menyala dan satu kali lampu kanan menyala (berulang-ulang)
2.Dua atau tiga kali lampu kiri menyala berkedip terlebih dahulu, lalu setelah itu dua atau tiga kali lampu kanan menyala berkedip (bergantian)
3.Lampu kiri dan kanan menyala berkedip berbarengan
4.Lampu kiri dan kanan menyala dalam pola lainnya

Semua itu adalah pola berkedip ketika saklar S2 diposisikan pada posisi “konvoi”.
Apabila S2 ditaruh pada posisi “normal” maka lampu sein akan berfungsi sebagaimana mestinya (penunjuk arah untuk berbelok ke kiri atau ke kanan), namun pola kedipannya dapat diatur berbeda-beda melalui pensaklaran S1.
Untuk lampu dapat menggunakan tipe “bulb” (bohlam) ataupun lampu modifikasi menggunakan sekumpulan LED. Jika yang hendak digunakan adalah lampu bulb, R4 - R5 diganti dengan 390Ω dan T3 – T4 menggunakan TIP42 dengan dipasangi sedikit keping pendingin.
Lampu modifikasi dengan LED dapat dibuat sendiri, skema rangkaiannya adalah sebagai berikut :

rangkaian led

Pada gambar (A) diperlihatkan susunan 4 LED seri. Dengan susunan ini tidak perlu penambahan resistor.
Pada gambar (B) diperlihatkan susunan 4 LED paralel, setiap LED memerlukan resistor antara 470Ω - 560Ω. Dengan susunan paralel, LED dapat diperbanyak sesuka hati asalkan setiap LED diberi resistor.
LED yang digunakan adalah LED putih terang (ultra-white LED) atau LED orange terang yang bukan LED indikator.

Perakitan rangkaian flasher lampu sein kelas mewah .
S1 adalah saklar putar 4 posisi. Saklar ini biasanya terdiri dari 4 kutub (4 poros sambungan) namun di sini yang digunakan hanya dua. Untuk penyambungan antara saklar dengan rangkaian dapat menggunakan kabel-kabel kecil.
S2 adalah saklar tambahan yang dapat dipasang dengan perantaraan dua utas kabel.
P1 dapat berupa trimpot ataupun potentiometer yang dapat dipasang langsung di PCB atau dengan perantaraan kabel-kabel kecil.
Setelah semua selesai dirakit, perhatikanlah bahwa ada lima kabel keluaran dari rangkaian, yaitu :

1.in L
2.in R
3.out L
4.out R
5.ground (gnd)

Semua kabel keluaran ini hendaknya menggunakan kabel dengan ketebalan standar sebagaimana yang digunakan pada sepeda-motor. Pengetesannya adalah sebagai berikut :

1.Siapkan AC/DC adaptor 12V atau DC regulator 12V atau aki motor sebagai sumber tegangan DC 12V.
2.Sambungkan lampu 12V antara out L dengan gnd, begitu pula antara out R dengan gnd.
3.Taruh S2 pada posisi konvoi. Sambungkan V+ out (tegangan keluaran positif) dari sumber tegangan DC ke kabel in L rangkaian. Keluaran ground/negatif dari sumber tegangan DC disambungkan ke gnd rangkaian.
Hidupkan sumber tegangan, maka lampu yang tersambung ke out L seharusnya menyala. Atur-atur P1 agar didapatkan kedipan yang diinginkan dan cobalah untuk memindahkan posisi saklar S1. Apakah ada perubahan-perubahan?
Jika ya, maka lakukan pengetesan dengan menyambungkan tegangan keluaran positif dari sumber tegangan ke kabel in R. Apakah juga ada perubahan-perubahan?
Jika ya, maka pengetesan telah selesai. Rangkaian siap dipasang di sepeda motor.
Namun sebelumnya rangkaian perlu ditempatkan di sebuah box kecil yang kedap air. Jika perlu masukkan lagi rangkaian yang telah ditempatkan di dalam box kecil tersebut ke kantong plastik yang agak tebal, lalu diisolasi rapat. Yang terjuntai keluar hanyalah lima kabel keluarannya saja. Ini dimaksudkan agar rangkaian tidak terkena air jika sepeda motor dipakai berkendara di tengah hujan atau sedang dicuci.

Pemasangan rangkaian flasher lampu sein kelas mewah .

pemasangan flasher I

Gambar di atas memperlihatkan langkah awal yang harus dilakukan sebelum pemasangan rangkaian flasher ke perkabelan sepeda motor.
Pertama, flasher aslinya harus dinon-aktifkan terlebih dahulu. Carilah flasher aslinya ini, letaknya bisa berbeda-beda pada setiap merek atau model sepeda motor. Jika telah ditemukan cabutlah flasher aslinya itu dari terminal sambungannya.
Setelah itu sambungkan dua kabel terminal flasher asli tadi menjadi satu. Jika telah selesai bungkus sambungan itu dengan isolator yang baik.
Kemudian bukalah (keluarkan) saklar lampu sein yang berada di stang sebelah kiri ; akan tampak di situ ada 3 sambungan kabel. Urutkan dua kabel yang berada di sambungan bagian pinggir saklar yang menuju ke bohlam lampu sein. Pastikan dan tandai, manakah kabel yang menuju bohlam lampu sein kiri (depan dan belakang) dan manakah kabel yang menuju bohlam lampu sein kanan (depan dan belakang). Dua kabel ini merupakan kabel tegangan + (positif) untuk penyalaan bohlam lampu sein.
Setelah itu putuskan masing-masing dari kedua kabel tersebut. Pemutusan kabel sebaiknya dilakukan di bagian di mana di dekat situ nantinya akan diletakkan box rangkaian flasher kelas mewah ini.
Jika telah diputus, setiap kabel akan terbagi menjadi dua : Satu bagian menuju ke saklar sein di stang dan satu bagian lainnya menuju ke bohlam lampu sein.

pemasangan flasher II

Kabel putusan lampu sein kiri yang menuju saklar sein di stang disambungkan ke in L rangkaian, sedangkan kabel putusan yang menuju ke bohlam lampu sein kiri disambungkan ke out L rangkaian. Lakukan hal yang sama untuk bagian kanannya.
Sambungan gnd (ground) rangkaian flasher disambungkan ke body motor atau terminal negatif aki motor. Setiap sambungan perlu dibungkus dengan isolator.
Jika telah selesai, letakkan box rangkaian di tempat yang aman, pikirkanlah caranya.
Apabila semuanya sudah dipastikan OK, test-lah.
Berkendaralah dengan nyaman dan bangga...


(Sandi Sb)


Tulisan lain sehubungan dengan aksesoris kendaraan sepeda-motor :
Penjebak maling motor Honda agar tertangkap basah
Lampu rem sepeda-motor berkedip
Flasher lampu sein buatan sendiri yang unik .

Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

4 komentar

Salam pak.saya mau tanya,seandainya lampu sen 12 v di ganti sama lampu LED 3w.berapa lampu led yang saya gunakan dalam satu lampu 12?

Balas

Salam juga pak Kadek.
Setahu saya, lampu sein 12V untuk berbagai sepeda motor yang umum, dayanya adalah 5W. Sepertinya pak Kadek tidak bisa menggunakan lampu led lebih dari satu (diparalel) jika satu lampu led saja sudah mengkonsumsi 3W, sebab jika didobel hasilnya jadi 6W, ini membahayakan flasher-nya (bisa mudah rusak). Kecuali kalau pak Kadek menggunakan flasher yang bagus, mungkin 1 lampu bulb 12V bisa diganti dengan 2 lampu led (3W) yang diparalel.

Balas

jadi rangkaian ini bisa ga kalo di upgrade spy bisa jadi buat lampu led 3W x 2??

Balas

Ya, bisa. Ganti saja T3 dan T4 masing2 dengan transistor TIP42, beri heatsink/keping pendingin secukupnya.

Balas

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger