logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Mini Alarm Switch

Advertisement

Mini Alarm Switch, Alarm Pintu Terbuka.

mini sw 1Alarm peringatan sering diperlukan untuk berbagai keperluan, seperti misalnya terbukanya pintu rumah, pintu pagar, pintu kandang hewan peliharaan, garasi, almari dan lain lain.
Alarm cukup berupa bunyi dari piezo-buzzer yang memberikan tanda bahwa pintu-pintu tersebut terbuka.
Tentu saja piezo-buzzernya bisa berada di tempat lain (bukan di depan pintu) di mana di situ ada orang yang harus tahu bahwa pintu tertentu telah terbuka.

Rangkaiannya cukup sederhana, hanya menggunakan 2 transistor dan beberapa komponen pasif pendukung.

mini sw schm 1

Transistor T1 dan T2 dirangkai secara darlington untuk mendapatkan faktor penguatan arus (hFE) yang tinggi. Ini juga dimaksudkan supaya rangkaian tidak akan menarik arus stasioner yang terlampau besar ketika dalam posisi stand-by, sehingga jika menggunakan baterai akan bisa bertahan lebih lama.
R1 memberikan tegangan bias untuk basis T1 melalui R2. Nilai R1 yang cukup besar membuat konsumsi arus saat stand-by cukup kecil, yaitu dalam kisaran mikroAmpere. Dengan demikian diharapkan baterai akan bertahan lebih lama.
Reed-switch adalah relay lidi yang akan aktif/menyambungkan jika terkena medan magnet.
Dalam posisi reed-switch terbuka, T1 akan aktif, begitu juga T2. Pada kolektor T2 dipasang piezo-buzzer sehingga aktifnya T2 menyebabkan buzzer beroleh tegangan pada kedua ujung elektrodanya dan buzzer pun berbunyi. Jika pada reed-switch didekatkan magnet, ia akan menyambungkan simpul R1-R2-C2-reedswitch ke ground dan membuat T1 kehilangan tegangan bias dan menon-aktifkannya.
T2 pun akan tidak aktif dan buzzer tidak berbunyi karena tidak beroleh tegangan.
Inilah posisi stand-by rangkaian.

Reed-switch bisa dipasang di salah-satu bagian kusen pintu dan sedekat mungkin ke bagian daun pintu di mana (sejajar dengannya) ada terpasang magnet. Usahakan agar ketika pintu ditutup, reed-switch terpengaruhi magnet sehigga alarm tidak berbunyi.
Rangkaian bisa ditempatkan di tempat lain dan terhubung dengan reed-switch melalui dua kabel kecil yang ditata jalurnya serapih mungkin.
Dalam prakteknya piezo-buzzer bisa diganti dengan relay yang sesuai dengan tegangan kerjanya untuk menghidupkan sebuah lampu atau rangkaian alarm lain yang lebih besar.
Macam-macam relay mungkin saja dapat digunakan, lihat ulasannya dalam : Pengenalan komponen/parts elektronik : Relay .

Sebagai catatan terakhir perlu diketahui bahwa T1 dan T2 tidaklah dirangkai sebagai osilator audio, karena itu piezo-buzzer yang digunakan adalah ‘electric piezo-buzzer’, buzzer khusus untuk keperluan alarm (indikator melalui suara), yaitu jika diberikan tegangan DC ia akan mengeluarkan bunyi.
Piezo-buzzer seperti ini cukup banyak dijual di toko-toko elektronik. Jika yang digunakan adalah piezo-speaker atau speaker dinamik dalam bentuk bagaimanapun maka rangkaian tidak akan mengeluarkan bunyi.
Untuk keperluan ini dapat juga digunakan ‘electric magnetic-buzzer’, yaitu buzzer khusus yang bekerja secara magnetik.
Lebih jauh agar dapat membedakan tentang buzzer-buzzer ini, silakan simak : Membedakan beberapa jenis buzzer .

Terakhir, perlu juga diperhatikan bahwa reed-switch sangat mudah retak atau pecah kemasan belingnya. Karena itu perlu hati-hati ketika membengkokkan pin/kaki-kakinya.
Apabila pada reed-switch sudah terjadi keretakan atau pecah meskipun sedikit saja maka ia tidak akan lagi peka terhadap medan magnet.
Reed-switch yang masih baik adalah yang masih peka terhadap medan magnet meskipun medan magnet itu kecil saja.
Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

2 komentar

apakah rangkaian ini telah diuji?
sy telah mancoba tetapi tidak berhasil.
speakernya berapa ohm?V?

Balas

Ya, rangkaian ini telah diuji.
Barangkali ketidak-berhasilannya adalah karena anda menggunakan speaker. Padahal yg digunakan bukan speaker, tapi piezo-buzzer.

Balas

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger