Advertisement
Proyek elektronika membuat audio equalizer dengan diagram skematik yang berikut ini pernah dipublikasikan oleh majalah 'Elektron' yang ke-29 pada tahun 1985.
Proyek audio ini pernah menjadi proyek favorit di kalangan para hobbyst karena tidak banyak menggunakan komponen-komponen aktif seperti transistor atau IC. Rangkaiannya hanya menerapkan satu IC tunggal, yaitu TL084 yang berisi 4 op-amp di dalamnya. Dengan satu IC TL084 sudah bisa didapatkan unit equalizer yang sudah dalam versi stereo untuk perlengkapan tambahan perangkat audio deck.
Gambar di atas memperlihatkan diagram skematik satu kanal lengkap equalizer 5 band dengan satu IC. Rangkaian ini memang mempunyai cara yang berbeda dalam pola pengaturannya, dibandingkan dengan yang diulas pada Equalizer Dengan LA3600 - KA2223
Pola pengaturan nadanya sebenarnya masih menerapkan azas 'Baxandall' yang konvensional, hanya dipecah agar pengaturan nada bisa terbagi dalam beberapa frekwensi senter yang lebih spesifik.
Ada lima potentiometer pengatur untuk frekwensi-frekwensi senter yang berbeda, yaitu :
VR2 untuk frekwensi 40Hz, VR3 untuk 300Hz, VR4 untuk 1kHz (frekwensi tengah), VR5 untuk 3kHz, dan VR6 untuk 10kHz.
Adapun trimpot VR1 adalah pengatur penguatan untuk tahap depan (IC1a). VR1 disetel sekali saja, untuk menyesuaikan penguat tahap depan dengan sumber sinyal yang bisa jadi levelnya agak berbeda-beda. Penyetelah VR1 juga menentukan tingkat kepekaan unit secara keseluruhan.
Pada dasarnya, equalizer ini diperuntukkan untuk mengolah tone dari perangkat-perangkat audio yang level outputnya berada pada standar 'auxiliary', yaitu sekitar 100mV hingga 150mV seperti audiodeck, radio tuner, TV out, macam-macam audio player, dan lain-lain. Tetapi sebagai antisipasi terjadinya kelebihan level input, maka dipasanglah D1 dan D2. Dua dioda ini akan memangkas tegangan sinyal input yang terlalu besar, karena di era ketika rangkaian ini dipublikasikan masih marak tape portabel stereo atau mini compo yang sering dijadikan sebagai sumber sinyal masukan untuk equalizer atau amplifier.
Pada artikel aslinya, power-supply untuk rangkaian ini tidaklah teregulasi. Saya menambahkan bagian power-supply nya dengan rangkaian peregulasi simetrik sebagaimana yang diperlihatkan berikut ini :
Tegangan supply positif diregulasi oleh IC regulator 7815, dan tegangan supply negatif oleh 7915.
Dioda D3...D6 bisa diganti dengan dioda bridge 1A. Karena rangkaian tidak menarik arus yang besar, trafo yang digunakan sebenarnya sudah cukup dengan trafo 2x 18V, 100mA. Tapi jika trafo 100mA sulit didapatkan, tentu tidak masalah menggunakan trafo yang kemampuan arusnya lebih besar, misalnya 300mA atau 500mA. Hanya saja trafo yang lebh besar akan lebih memakan ruang dan biaya.




Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.