Search
logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Charger Aki Langsung Tanpa Trafo

Advertisement

charge_aki
Aki kering yang tegangannya drop hingga mendekati nol Volt sangat sulit untuk di-charge, meskipun aki tersebut belum lama mengalami kondisi seperti itu karena terjadinya pemakaian yang ekstrim, atau karena terjadinya hubung singkat.
Charger aki yang biasa tidak akan bisa lagi melakukan charge, meskipun proses charge dibiarkan dalam waktu yang lama.
Ini karena charger yang biasa umumnya mempunyai tegangan output untuk melakukan charge hanya sekitar 15 Volt dan lebih layak untuk melakukan charge bagi aki yang normal yang tegangannya hanya turun saja.
Aki yang sudah 'mati', tidak bisa di-charge dengan tegangan normal 15V, tetapi memerlukan tegangan charge yang lebih tinggi.
charger_tanpa_trafo
Rangkaian ini dapat mengeluarkan tegangan charge yang tinggi, namun hanya ketika arus yang mengalir kecil saja. Tegangan yang tinggi diperlukan untuk mengembalikan kondisi aki agar berangsur-angsur berubah.
Ketika kondisi aki sudah berubah, arus yang ditarik akan semakin membesar, dan tegangan charge akan dengan sendirinya menurun. Ketika arus pengisian sudah mendekati 300mA, tegangan charge akan menurun hingga 14V. Cukup aman bagi aki.
Jika kondisi aki cukup parah, waktu charge bisa memakan waktu hingga dua hari.
transformerless_battery_charger
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konstruksi rangkaian ini adalah :
1. Seluruh bagian logam pada rangkaian ini adalah 'live area', artinya bisa menyebabkan sengatan listrik jika tersentuh. Ini karena rangkaian tersambung secara langsung ke tegangan tinggi AC 220V tanpa penyekatan trafo.
Karena itu rangkaian ini perlu ditempatkan di box plastik, bukan box logam. Dua 'Capit buaya' untuk sambungan ke kepala elektroda aki perlu tertutup dengan bahan yang tidak menghantar, seperti bahan karet atau plastik tebal.
2. Kondensator C1 adalah type non-polar dan non-elektrolyt. Yang terbaik menggunakan kondensator 'CBB21' dengan tulisan 475/400V atau 475/630V. Namun jika kondensator seperti ini sulit didapat, kemungkinan masih bisa menggunakan kondensator untuk motor/dinamo AC atau kipas angin dengan nilai 4,7uF/400V.

Daftar komponen :
C1 = 475/400V
R1 = 1M/0,5W
R2 = 56 Ohm/15W
D1...D4 = 1N4007 atau dioda bridge 1...2A/600V.

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
«Next Post
Previous
Prev Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Contact form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger