Search
logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Power Supply Simetrik Dengan Arus Yang Dibatasi

Advertisement

catudaya simetrik arus terbatas
Rancangan sirkit ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko kerusakan lebih parah dari rangkaian power-amplifier OCL yang baru saja dirakit di mana ketika pertama kali di-test ternyata masih terjadi kesalahan dalam perakitannya. Apabila ditarik arus terlalu besar, sirkit ini tidak akan meluluskannya, tapi mengunci pada besaran arus maksimal yang telah ditetapkan padanya.
Ini dimungkinkan dengan dipasangnya dua transistor pembatas arus, yaitu T1 dan T2 pada jalur V+ dan T3 dan T4 pada jalur V-.
Dengan demikian jika sebuah rakitan amplifier OCL ternyata mengandung 'ketidak-beresan' seperti misalnya ada hubung-singkat di antara transistor-transistor akhirnya atau setelan arus stasioner yang terlalu besar, keadaan tidak akan menjadi bertambah parah.
Namun perlu dicatat bahwa sirkit ini hanya diperuntukkan untuk test awal rangkaian-rangkaian power-amplifier OCL stereo berdaya besar dengan dua trasnsistor akhir atau lebih terpasang di setiap kanalnya. Tentang level tegangannya akan dirincikan kemudian.
Dasar rancangan sirkit ini diambil dari sebuah majalah elektronika lama, di sini dilakukan sedikit perubahan. Inilah rangkaian lengkapnya :

power simetrik arus dibatasi

Daftar komponen :
R1, R2 = 1k/5W
R3, R4, R6, R7 = 1,2Ω/2W
R5, R8 = 1Ω/2W
T1 = C3281 atau C5200
T2 = A1302 atau A1943
T3 = TIP31C
T4 = TIP32C
Trf1 = Lihat keterangan dan tabel
C1, C2 = Lihat keterangan dan tabel
D1...D4 = Dioda power 6A...10A
F1, F2 = Fuse 2A

Semua transistor perlu keping penyalur panas (heatsink). Jika semua transistor ditautkan kepada heatsink secara bersama-sama, maka masing-masing transistor memerlukan isolator mika agar body-nya tidak kontak ke heatsink.
Trafo dan kondensator perata yang digunakan harus sesuai dengan tegangan suplai simetrik yang dibutuhkan oleh amplifier OCL.
Rinciannya sebagai berikut :
Untuk tegangan (maks.) +35V dan -35V, Trf1 = Trafo 25V-CT-25V, C1 dan C2 = Elco 6800uF/50V
Untuk tegangan (maks.) +45V dan -45V, Trf1 = Trafo 32V-CT-32V, C1 dan C2 = Elco 10000uF/63V
Untuk tegangan (maks.) +60V dan -60V, Trf1 = Trafo 42V-CT-42V, C1 dan C2 = Elco 10000uF/80V

Cara kerja rangkaian.
T1 merupakan transistor daya besar yang menyediakan arus output dari emitornya. Sebelum ke output, pada emitor T1 dipasang tiga resistor paralel R3, R4, R5 yang terkoneksi pula dengan basis-emitor T2, sedangkan kolektornya terhubung ke basis T1.
Sebagaimana diketahui berdasarkan hukum Ohm bahwa besarnya aliran arus pada resistor ditentukan oleh tegangan pada kedua ujung resistor tersebut atau begitu pula sebaliknya, tegangan yang terbit pada resistor tersebut tergantung besarnya arus yang mengalirinya. Simak rincian tentang ini dalam : Dasar-Dasar Kelistrikan

Apabila pada untai paralel R3, R4, dan R5 mengalir arus hingga 1,5 Ampere, maka pada untai tersebut akan terbit tegangan hingga sebesar 0,64V. Karena pada untai paralel tersebut dipasang basis-emitor T2 sedemikian rupa, maka T2 akan menjadi aktif. Tegangan sebesar 0,64V ini sudah membuat kolektor-emitor T2 jadi menghantar total.
Menghantarnya kolektor-emitor T2 membuat basis T1 seakan dihubungkan langsung ke titik output sehingga basis-emitor T1 jadi kehilangan tegangan bias. Ini mengakibatkan T1 spontan berhenti menghantar dan aliran arus pun diputus.
Keadaan ini terjadi terus berulang-ulang setiap kali arus yang mengalir pada untai paralel resistor mencapai sekitar 1,5A.
Jika rakitan amplifier yang ditest dengan rangkaian ini sudah dipastikan tidak ada masalah, power-supply nya dapat dipatenkan menggunakan power-supply sebagaimana yang diulas pada : Power Supply Untuk OCL

Demikianlah ulasan Power Supply Simetrik Dengan Arus Yang Dibatasi.
Semoga dapat dimanfaatkan.

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
This is the current newest page
Previous
Prev Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Contact form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger