logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Proses Pembuatan PCB Di Rumah

Advertisement

Proses pembuatan layout PCB telah diterangkan sebelumnya dan merupakan proses yang juga penting untuk keberhasilan pembuatan PCB sendiri di rumah. Karena itu bagi yang belum jelas silakan simak dulu dengan teliti ulasan sebelumnya : Membuat pcb sendiri di rumah .

jika sudah, inilah kelanjutannya.

Memindahkan gambar layout ke PCB polos.

persiapan_membuat_pcb_sendiri

Jika gambar telah tercetak di atas kertas laser-printer atau kertas photo-copy, guntinglah sebatas area gambar tersebut.
Persiapkan PCB polos, potonglah seukuran gambar tersebut, lalu cuci dengan sabun cream (sabun colek) menggunakan sabut kanvas atau sabut stainless, gosok-gosok bagian tembaganya hingga terlihat ‘clean’.
Jika sudah, tiriskan saja airnya, tidak perlu dikeringkan.
Siapkan setrika listrik dengan setelan full, tunggu sampai panasnya maksimum.
Dalam keadaan PCB yang masih rada basah, tempelkan gambar . Bagian yang mengandung tinta copy ditempelkan ke lapisan tembaga PCB.
Setrikalah, tekan agak kuat sambil menggosokkan setrikaan perlahan agar panas merata ke semua bagian (antara 10-20 detik). Setelah itu angkatlah setrikaan.
Kertas kini menempel erat pada PCB.

pcb_setelah_disetrika

Merontokkan bagian kertas copy.
Agar kertas copy dapat dirontokkan, maka kertas perlu dilunakkan terlebih dahulu. Orang biasa melakukannya dengan dicelupkan ke air.
Tetapi saya coba menggunakan ‘cuka makan’ (acetic-acid) dan ternyata lebih dapat melunakkan daripada dengan air.
Setelah penyetrikaan, tuangkan cuka ke atas permukaan kertas secara merata.
Biarkan cuka bereaksi.
Akan muncul gelembung-gelembung halus di seputar kertas.
Jika gelembung-gelembung itu sudah berhenti muncul (tidak lama), mulailah menyingkirkan bagian-bagian kertas dengan cara menyemprotkan air kepadanya.
Gunakan penyemprot air tangan seperti yang biasa dipakai orang untuk memandikan burung piaraan. Fokuskan penyemprotan ke bagian celah-celah alur PCB yang tidak tertutup tinta copy. Atur jarak agar penyemprotak tidak terlalu keras tapi cukup mengikis kertas.
Kertas yang sudah lunak akan sedikit demi sedikit terkikis. Mudah-mudahan tinta copy memang sudah menempel cukup erat di tembaga, sehingga tidak mudah terkelupas.

Dalam prakteknya, memang tidak mungkin merontokkan bagian sisa-sisa kertas hingga 100 persen.
85 persen saja sudah cukup bagus, sisanya akan terkikis sendiri ketika dilakukan ‘etching’ dengan larutan ferri-chlorida.

pcb_setelah_perontokan_kertas

Jika bagian ini sudah dilakukan dengan baik, bilaslah supaya bersih dengan menyiramkan air. Atau rendam saja sambil sedikit digoyang. Lalu angkat dan tunggulah sampai kering.
Bagian-bagian yang sebelumnya telah diingat tidak tertutup tinta secara penuh atau ada yang tampak sedikit terkelupas lalu dibantu ditambal dengan menorehkan spidol tinta permanen.
Lakukan dengan ketelitian dan ketenangan, karena mungkin saja ada bagian alur tipis yang harus ditorehkan juga, jangan sampai acak-acakan.

Pelatihan agar biasa.
Apapun memerlukan latihan, tidak cukup hanya tahu saja. Dengan sering melakukan latihan maka sesuatu yang awalnya asing akan menjadi biasa. Begitupun dengan membuat PCB ini.
Kadang ada hal-hal baru yang hanya didapatkan dari pengalaman ketika melakukannya, bukan dari apa yang telah diterangkan.
Banyak-banyaklah melakukan agar lebih banyak tahu, dan bukan banyak cari tahu tetapi jarang melakukan.

Selanjutnya adalah proses etching, merontokkan lapisan tembaga yang tidak tertutup tinta copy dengan larutan ferri-chlorida.
Ikuti dalam : Etching dengan ferri-chlorida .

Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger