logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Memperbaiki Panel LED Rusak Pada LED TV

Advertisement

Tulisan ini adalah lanjutan dari : Perbaikan LED TV layar gelap .

Pada tulisan tersebut telah diuraikan cara pengetesan panel LED hingga ditemukan LED yang rusak (mati). Satu papan barisan LED dapat diganti dengan model dan tipe yang sama jika tersedia di pasaran umum. Jika tidak, papan barisan LED model apa saja tak apalah untuk dibeli, bahkan dari merek lain pun tidak masalah asalkan LED-LED yang terdapat di papan tersebut identik atau sama dengan yang ada di papan barisan LED yang rusak yang hendak diperbaiki.
Selanjutnya, dilakukan perbaikan secara darurat.
Beginilah caranya;

Mengganti LED yang rusak/mati pada panel LED TV .
Siapkan papan barisan LED di mana terdapat LED yang rusak/mati.
Buka pembias dari LED yang diketahui telah mati pada papan tersebut dengan menarik/mencongkelnya ke atas, cukup dengan tangan karena tidak terlalu keras. Lakukan agak hati-hati, jangan sampai papan tergores atau patah. Ingat-ingatlah posisi pemasangannya, karena nantinya akan dipasang lagi seperti itu juga.
Setelah terbuka, akan tampak LED kecil persegi berbentuk pipih sebagaimana diperlihatkan pada gambar (D) berikut ini :

backlight led tv

Perhatikanlah, LED pipih itu menempel pada papan dengan dua bagian sisi yang tersolder. Pastikan dengan benar, manakah solderan untuk anoda LED dan manakah untuk katoda LED. Lihat LED di sebelahnya, seperti itulah LED yang mati tersebut juga terpasang.
Ketika dilakukan pengetesan dengan AVO-meter posisi Ohm x1 atau Ohm x10, LED akan menyala jika tuas tester hitam diberikan ke anoda dan tuas tester merah ke katoda. Jika sudah diketahui mana anoda dan mana katoda, tandailah solderan untuk anoda dan solderan katoda, setelah itu cabut/lepaskan LED pipih tersebut dari tempatnya menempel.
Caranya adalah sebagai berikut :
Gunakan dua solderan dengan (setiap solderannya) mempunyai ujung yang baik dan lancip. Jika belum mempunyai solderan dengan ujung yang bagus dan lancip, sebaiknya urungkan dulu pekerjaan ini demi menghindari kegagalan.
Panaskan terlebih dahulu kedua solderan itu sehingga siap untuk dipakai. Jika sudah panas, tempelkan kedua ujung sisi lancip solderan secara berberengan ke solderan anoda dan solderan katoda pada LED. Lakukan itu sehingga LED terapit secara erat oleh dua ujung lancip solderan. Jika solderan-solderan LED telah meleleh, cobalah untuk menggeser LED dengan apitan kedua ujung solderan itu sedikit ke kiri atau ke kanan. Apabila LED sudah mampu bergeser, lepaskan apitan kedua ujung solderan karena LED sudah lepas dari tempatnya. Ambil saja LED-nya dan bersihkan/rapihkan area solderan bekas LED menempel. Jangan ada sisa-sisa timah yang berserakan dan membuat hubungan antara titik solderan anoda dan katoda.

Lihatlah pada area solderan anoda dan katoda, adakah terdapat alur lain di antara kedua titik solderan itu?
Jika ada (biasanya alurnya sangat tipis dan kecil) tutup saja bagian tengah antara titik solderan anoda dan katoda menggunakan potongan kertas tipis-halus, tetapi jangan sampai menutupi titik solderan anoda dan titik solderan katoda.

Jika itu telah selesai, ambil papan barisan LED lain yang telah dibeli sebelumnya. Buka pembias salah satu LED dengan cara sebagaimana yang telah diterangkan di atas. Test LED yang akan dicabut dengan AVO-meter untuk mengetahui mana anoda dan mana katodanya, ingat-ingatlah atau tandailah anoda dan katodanya. Setelah itu cabut LED tersebut dengan cara sebagaimana yang telah diterangkan di atas juga. Jangan sampai lupa mana anoda dan mana katodanya.
Catatan bahwa ketika melakukan pencabutan LED dengan solderan, lakukan secepat mungkin dan tidak boleh berlama-lama karena dapat merusak LED. Pencabutan LED akan lebih sempurna bila dilakukan menggunakan “solder uap”, tetapi itu tidak dibahas di sini.

Pasanglah LED tersebut dengan posisi yang tepat dan benar di papan barisan LED yang akan diganti LED yang rusaknya. Lelehkan saja anoda LED dengan ujung lancip solder hingga menempel di titik solderan anoda, setelah itu lakukan hal serupa untuk katoda LED. Lakukan penyolderan dengan tepat dan cepat, tidak boleh berlama-lama.
Jika LED sudah tertempel, test dengan AVO-meter, apakah LED sudah bisa menyala?
Jika sudah bisa menyala, berarti pemasangan telah benar. Jika belum bisa menyala, berarti ada yang salah ketika pemasangan. Mungkin karena terlalu banyak timah yang meleleh sehingga titik solderan anoda dan katoda jadi tersambung oleh lelehannya. Mungkin juga karena alur tipis di antara titik solderan anoda dan titik solderan katoda belum tertutup secara sempurna sehingga lelehan timah mengenainya. Jika seperti itu, penyolderan LED pun harus diulang lagi.

Jika sudah benar, pasanglah pembias LED.
Menempelkan pembias ke papan barisan LED tidak boleh dilakukan menggunakan lem power (cyanoacrylate), tetapi cukup menggunakan lem bakar.
Lihatlah pada tiga titik tautan tempat pembias tertempel, berikan pada tiga titik tersebut sedikit lem bakar sekira satu butir pasir (sangat kecil) dilelehkan dengan ujung solder sekedarnya. Beri juga pada tiga titik tautan tempel yang terdapat di pembias.
Jika pada titik-titik tautan di papan dan di pembias sudah terdapat torehan lem bakar (meskipun sangat sedikit), pembias sudah siap ditempelkan ke papan.
Panaskan terlebih dahulu lem bakar pada titik-titik tautan di papan dan di pembias secara berbarengan (dengan korek api gas) sekedar melembekkan lem bakar. Bisa juga dengan ujung solderan secara sebentar-sebentar pada setiap titik tautan namun dilakukan dengan cepat.
Setelah itu segera tempelkan pembias di papan barisan LED pada posisi yang tepat. Tekan sedikit agar pembias menempel di papan dengan lebih erat.
Lihatlah, apakah bagian LED yang mengeluarkan cahaya sudah tepat berada di tengah-tengah pembias? Jika belum tepat, pemasangan pembias harus diulang lagi.
Jika sudah tepat, papan barisan led kini siap untuk di pasang di tempatnya semula.
Lakukan pengetesan TV hanya apabila semuanya sudah terpasang dan tertutup dengan rapi.

Sebagai catatan akhir, perlu diingat bahwa setiap langkah perbaikan sebagaimana yang telah diterangkan di atas hendaknya dilakukan sekali jalan. Artinya, setiap langkah dari mulai mencabut LED hingga memasang casing TV harus dilakukan secara benar. Karena itu setiap langkah yang dilakukan harus dicheck dan dipastikan memang telah dilakukan dengan benar.
Jika tidak, alangkah beresikonya apabila harus mengulang dengan membongkar yang sudah terpasang...

(Sandi Sb)

Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

2 komentar

Terima kasih...infonya bermanfaat.

Balas

Terima kasih Gan sangat bermanfaat, berkat ilmu yang agan share tv led ane jadikan parktek dan memang suara normal gbr tidak ada, sekarang sudah normal kembali, sikecil sekarang sudah bisa nonton tv kembali
Semoga maju dan tambah rezeki dan sehat selali

Balas

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger