logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Generator Ion Negatif

Advertisement

Di tengah pandemi virus corona (covid-19) saat ini, kesehatan menjadi sangat berharga.
Adakah peralatan elektronik khusus yang bisa ikut mendukung kesehatan di rumah?
“Generator Ion Negatif“ mungkin salah satunya. Sebagian peneliti telah berkomentar tentang efeknya yang bermanfaat...

Generator ion negatif adalah alat untuk menebar ion-ion (muatan listrik) negatif di udara sekitar (ruang atau rumah) untuk meminimalisir partikel-partikel polutan. Penebaran ion negatif konon dapat mengubah atau mengurai partikel-partikel/molekul tertentu di udara agar menjadi ‘ramah’ terhadap tubuh, tidak bersifat merugikan kesehatan.
Efeknya adalah orang jadi lebih bebas dan mudah menghirup udara, hingga metabolisme menjadi lebih baik.
Tidur pun konon bisa menjadi lebih lelap.

Rangkaian generator ion negatif.
Pada dasarnya, rangkaian berupa penyearahan tegangan AC menjadi DC.
Agar dapat menebarkan ion-ion negatif dan mempengaruhi udara sekitar, diperlukan tegangan DC yang cukup tinggi, yaitu antara 6-8kV. Karena itu tegangan penyearahan digandakan hingga berkali-kali lipat.
Bagian output yang berpolaritas negatif lalu disalurkan pada beberapa batang logam kecil berjajar (atau kawat-kawat telanjang) dan biasanya diletakkan di jalur ventilasi atau arah masuk udara. Adakalanya diletakkan di tempat tertentu disertai hembusan kipas angin kecil.
Berikut ini diagram skematiknya :

rangkaian air ionizer

Daftar komponen :
R1 = 10Ω
R2,R3 = 3,9M
R4 = 22Ω
R5 = 1k
C1 = 473/1kV
C2 = 223/1kV
C3 ... C23 = 472/1kV
C24 = 1000uF/25V
D1 ... D22 = 1N4007
Led = LED indikator (merah)
Bridge = Dioda bridge 1A atau 4x 1N4002
T1 = Trafo 0-12V, 350mA
Fan = Kipas DC 12V (kipas angin power-supply komputer).
*Semua resistor ½ W.

Sumber tegangan mengambil langsung dari jala-jala listrik rumah 220V.
R1 dipasang sebagai pengaman pembebanan lebih, dalam prakteknya R1 ini bisa saja diganti dengan fuse 100mA.
Tegangan AC 220V disearahkan sambil dilipatgandakan tegangannya. Penyearahan sekaligus penggandaan tegangan ini menerapkan pola rangkaian “Cockroft-Walton Multiplier” agar didapatkan hasil penggandaan hingga berkali-kali lipat.
Cara ini berbeda dengan model penggandaan tegangan lainnya seperti yang pernah dibahas dalam : Pengganda Tegangan .

Adapun R2 dan R3 dipasang sebagai pengaman di tingkat output.
Tegangan DC yang cukup tinggi akan muncul di ujung R3 untuk disalurkan ke bagian ‘ionizer’ yang berupa beberapa kawat logam terpasang. Meskipun tegangannya tinggi, tetapi arusnya sangat kecil.
Kawat untuk bagian ionizer ini harus yang kaku agar tidak mudah bengkok hingga dapat berubah jarak antara satu dengan lainnya. Yang terbaik dari bahan stainless, seperti semacam jarum ukuran besar. Jarak setiap kawat terpasang adalah sekitar 2cm, panjang kawat antara 4...6cm.
Selain kawat-kawat terpasang yang berfungsi sebagai ionizer, terdapat pula kawat-kawat terpasang yang menjadi ground. Jarak antar kawat bagian ground ini juga sekitar 2cm dan panjang kawatnya pun antara 4...6cm.
Maka ketika kawat-kawat bagian ionizer didekatkan rapat bersilangan dengan kawat-kawat bagian ground, akan didapatkan jarak antara satu kawat ionizer dengan satu kawat ground sekitar 1cm.
Perhatikanlah gambar berikut :

air_ionizer_2

Hembusan angin kipas diarahkan ke celah-celah jarak antara kawat-kawat ionizer dan kawat-kawat ground. Dengan demikian diharapkan udara yang melewati celah-celah itu adalah udara fresh yang telah mengalami ionisasi negatif.
Jarak kipas bisa diatur sedemikian rupa, atau jika hembusan terlalu kuat, R4 dapat diperbesar hingga 100Ω (dicoba-coba). Fungsi kipas di sini memang bukan untuk menyejukkan, tapi sekedar mendorong udara agar melewati celah-celah kawat.

Catatan :
- Penyaluran tegangan tinggi dari ujung R3 ke bagian ionizer seharusnya dilakukan dengan menggunakan kabel tegangan tinggi khusus, yaitu kabel dengan pembungkus ganda seperti yang sering dipakai pada trafo flyback TV sistem CRT.
-Hampir semua bagian pada rangkaian ini tidak tersekat dari jala-jala listrik 220V (termasuk bagian ground), berbahaya jika tersentuh. Karena itu rangkaian harus diwadahi box plastik atau lainnya yang tidak menghantarkan listrik, tidak boleh menggunakan wadah kaleng/logam...
Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger