logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Penurun Tegangan Aki Yang Variabel

Advertisement

Rangkaian ini dapat menurunkan tegangan aki 12V menjadi 3V, 5V, 6V, 7,5V atau 9V.
Tegangan keluaran dapat dipilih dengan merubah-rubah posisi saklar Sw1 (rotary-switch) sesuai yang diinginkan.
Dasarnya adalah rangkaian converter DC sebagaimana telah diulas sebelumnya dalam : Converter DC 12V ke tegangan yang lebih rendah .

converter variabel

Daftar komponen :
R1 = 330Ω
R2 = 470Ω
C1,C2 = 470µF/16V
Z1 = dioda zener 3,9V/1W
Z2 = dioda zener 5,6V/1W
Z3 = dioda zener 6,8V/1W
Z3 = dioda zener 7,5V/0,5W
Z5 = dioda zener 9,1V/0,5W
D1 = Dioda 2A
D2,D3 = 1N4148
T1 = D313
F1 = Fuse/sekering 1A
Sw1 = Rotary-switch 6 posisi.

Tegangan DC stabil dihasilkan dengan dipasangnya dioda-dioda zener Z1...Z5. Agar tegangan dapat diubah-ubah, dipasanglah saklar putar/rotary-switch untuk memilih dioda zener yang manakah yang akan difungsikan. Tegangan stabil yang dihasilkan akan sesuai dengan tegangan zener dioda.
Tegangan stabil ini kemudian diberikan ke basis T1, sehingga di emitor-nya akan muncul tegangan sebesar Vz – 0,6 di mana Vz adalah tegangan zener dari dioda. Sebagai contoh jika rotary switch berada pada posisi memfungsikan/menyambungkan dioda Z1 (3,9V) maka tegangan keluaran pada emitor T1 akan sebesar 3,9 – 0,6 = 3,3V, dan seterusnya.
Ketika switch berada di posisi 6 (tidak ada sambungan) maka tegangan aki hanya akan dilewatkan saja oleh T1. Namun karena adanya tegangan terambil oleh basis-emitor dan kolektor-emitor T1, tegangan keluaran akan sedikit kurang dari 12V.

T1 memerlukan keping pendingin (heatsink) dari alumunium yang cukup, agar panas bisa terbuang dengan baik. Sebaiknya rangkaian tidak dibebani hingga melebihi 1A dan ada baiknya dipasang sekering 1A di sirkit masukan.
Untuk mengurangi kadar panas yang timbul, bisa saja T1 diganti dengan transistor lebih besar seperti C2579 atau C2580. Lihat lebih jauh tentang transistor seperti ini dalam : Transistor Bipolar .

Rangkaian ini akan bekerja normal jika transistor yang digunakan mempunyai hFE sebesar 40 atau lebih, karena itu kurang bagus jika T1 menggunakan transistor dengan hFE lebih kecil semisal TIP31, TIP41, TIP3055/2N3055.
Pola sambungan pada sepotong PCB titik kecil (gambar tampak bawah) adalah sebagai berikut :

converter_12v_pcb

Catatan untuk pengoperasian :
Rangkaian ini dapat digunakan untuk berbagai macam peralatan kecil yang membutuhkan tegangan DC di bawah 12V seperti radio kecil, mini mp3-player, termasuk sebagai alat charger HP/ponsel di kendaraan bermotor yang menggunakan aki 12V. Khusus jika digunakan sebagai alat charger HP di kendaraan bermotor, T1 tidak lagi menggunakan D313, tetapi menggunakan transistor yang lebih besar seperti C2579 atau C2580 dan setelan rotary-switch ditaruh pada posisi 2 (tegangan keluaran 5V).
Agar pemakaian aman, jangan rubah-rubah saklar pemilih tegangan sedangkan rangkaian dalam keadaan tersambung ke beban peralatan elektronik. Lepaskan dulu sambungan ke peralatan elektronik, lalu tetapkan posisi saklar pemilih tegangan sebagaimana yang diperlukan. Setelah itu barulah sambungkan ke peralatan elektronik yang akan disuplai.

Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger