logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

DIN 45500

Advertisement

din45500
DIN 45500 adalah sebuah standar yang telah menjadi populer terutama di Eropa dalam bidang rancangan audio untuk penggunaan rumahan (home audio), meliputi standar kwalitas perekaman (recording), standar kwalitas audio player (piringan hitam dan pita magnetik/kaset) standar kwalitas reproduksi suara (termasuk pre-amplifier dan power-amplifier), standar kwalitas FM tuner, standar kwalitas mikrofon, dan standar kwalitas speaker.
Awalnya, DIN 45500 didefinisikan di Jerman pada tahun 1973. Inisial “DIN” berasal dari singkatan : Deutsches Institute fur Normung.

Sejak munculnya term atau peristilahan Hi-Fi (High Fidelity) di awal era 1950-an di mana juga telah dimulai sistem perekaman dan reproduksi suara stereo, DIN 45500 menjadi dikenal sebagai standar audio papan atas.
Pada reproduksi audio, DIN 45500 mempersyaratkan kriteria yang cukup ketat, di antaranya adalah spektrum frekwensi audio yang lebar, bebas faktor “hum” (dengung) dan desis (background noise), serta cacat distorsi yang sangat minim (di bawah 1%) pada level daya maksimum.
Lebih jauh ketika dikaitkan dengan term hi-fi dan setelah mengalami revisi, spektrum frekwensi yang dipersyaratkan adalah pada seluruh frekwensi yang masih dapat didengar oleh manusia, yaitu frekwensi antara 20Hz sampai dengan 20kHz. DIN 45500 pun lalu menjadi standar hi-fi audio.
Meskipun banyak standar-standar lainnya baik dari Eropa itu sendiri, dari Amerika ataupun dari Asia, namun DIN 45500 ternyata tetap lebih populer dan lebih banyak dijadikan rujukan oleh para perancang audio dan oleh para produsen parts/perangkat elektronik audio.

Pada era 1950-an tekhnologi elektronik di bidang audio masih banyak mengandalkan sistem penguatan yang menggunakan tabung vakum (trioda atau pentoda). Meskipun trend kemudian beralih ke penggunaan transistor di era 1960-an dan awal era 1970-an, namun transistor itu sendiri belum banyak berkembang sehingga rancangan audio yang memenuhi kriteria hi-fi pun masih tergolong langka. Transistor yang banyak beredar di masa-masa itu adalah transistor-transistor generasi awal yang dibuat dari bahan semikonduktor germanium.
Karena itu setiap produk audio yang mempunyai cap hi-fi dan dinyatakan telah memenuhi standar DIN 45500 merupakan produk audio dengan kwalitas terbaik dan berharga cukup mahal. Jumlahnya hanya sedikit.

Setelah berkembangnya tekhnologi transistor dengan penggunaan bahan semikonduktor silikon yang menggantikan bahan semikonduktor germanium, dunia audio semakin mudah mencapai standar hi-fi DIN 45500. Telah banyak rancangan-rancangan elektronik audio dengan transistor-transistor diskrit ataupun dalam bentuk IC yang memenuhi kriteria hi-fi DIN 45500. Perangkat elektronik audio yang mempunyai cap hi-fi dan memenuhi standar DIN 45500 telah menjadi produk yang tidak lagi langka dan bukan lagi produk eksklusif yang berharga sangat mahal.
Konon, sejak era 1990-an muncullah term baru untuk perangkat audio kelas atas dengan kwalitas terbaik dan berharga mahal, yaitu High-end audio...


(Sandi Sb)


Tulisan artikel lainnya :
Gelombang listrik
Accumulator (aki)
Lampu neon .

Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger