logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Penyearahan Gelombang Penuh

Advertisement

Tentang Power Supply Dengan Trafo Dan Dioda Penyearah (3) : Penyearahan gelombang penuh

full wave rect 1

Pada gambar (A) di atas tampak skema rangkaian penyearah gelombang penuh (Full wave rectifier).
Trafo yang dipergunakan adalah trafo CT (center-Tap), yaitu trafo yang mempunyai titik tengah (CT) pada gulungan sekundernya.  Dengan demikian ada dua tegangan VAC terhadap jalur nol, namun kedua tegangan ini saling berlawanan fasa 180 derajat.
Ketika VAC bagian atas sedang mengayun ke arah positif (berarti D1 menghantar dan meluluskan denyut positif ke jalur +VDC) maka VAC di bagian bawah mengayun ke arah negatif (berarti D2 menyumbat).  Keadaan itu kemudian bertukar-tukar, sehingga D1 dan D2 bekerja meluluskan setiap denyut tegangan positif secara berganti-gantian.

Tegangan yang muncul di VDC atau yang mengalir di RL (resistansi beban/load) adalah berbentuk denyut-denyut tegangan yang rapat sebagaimana diperlihatkan pada gambar (B).
Tinggi tegangan setiap belahan positif adalah sebesar Vmax, dan Vmax di sini adalah sama dengan Vmax pada penyearahan setengah gelombang.  Namun denyut-denyut yang telah disearahkan di jalur +VDC adalah rapat (tanpa ada spasi atau ruang kosong) yang merupakan dua kali dari banyaknya denyut pada penyearahan setengah gelombang.
Ini berefek menaiknya tegangan rata-rata (Vave) hingga dua kali lipatnya menjadi :

Vave = 2Vmax / π

Atau dengan cara lain ditulis Vave = 0,637Vmax.
Dengan contoh VAC = 12V, Vmax = 17V, maka Vave = 10,8V.
Apabila dimisalkan RL adalah 17 Ohm, maka didapati Iave = 0,635A.
Tegangan ripple dalam penyearahan gelombang penuh adalah lebih kecil dibanding pada penyearahan setengah gelombang, karena sebagaimana telah diketahui bahwa ripple ini bisa dilihat dalam perbandingan Vp-p dengan Vave, di mana Vp-p adalah sama dengan Vmax.

Dalam besaran prosentase : Ripple = (Vp-p / Vave) x 100%.
Dengan contoh VAC = 12V, Vp-p = 17V, Vave = 10,8V, maka ripple = 157,4%.
Bandingkanlah dengan ripple pada penyearahan setengah gelombang...
Tegangan ripple pada penyearahan gelombang penuh adalah selaras dengan 2x frekwensi AC listriknya, sehingga menjadi 100Hz.   Ini juga sebuah kelebihan lagi.

Bagaimanakah jika hasil penyearahan gelombang penuh ini diratakan dengan sebuah kondensator perata (smoothing condensator)?

Selanjutnya, Penyearahan gelombang penuh dengan kondensator perata dalam :
Penyearahan Gelombang Penuh Dengan Kondensator Perata

Sebelumnya, Penyearahan setengah gelombang dengan kondensator perata :
Penyearahan Setengah Gelombang Dengan Kondensator Perata


(Sandi Sb)
Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger