logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Pengetesan Transistor (1), PNP

Advertisement

AVO-Meter Dan Penggunaannya

Test Transistor Yang Masih Baik Atau Yang Sudah Rusak (1), Transistor PNP

Transistor yang masih baik atau yang sudah rusak bisa dicek/dibedakan secara langsung dengan menggunakan AVO meter.
Pengetesan transistor dengan AVO-meter ini berlaku untuk semua transistor bipolar, kecuali transistor-transistor khusus. Para praktisi atau para tekhnisi elektronik yang berpengalaman sudah terbiasa melakukan pengetesan transistor yang bahkan masih terpasang di dalam rangkaian elektronik. Akan tetapi bagi yang belum terbiasa dengan hal itu sebaiknya melakukan pengetesan transistor yang tidak terpasang di rangkaian untuk menghindari kesalahan dalam menyimpulkan.

Pengetesan transistor dilakukan dengan memanfaatkan fungsi pengukuran Ohm dari AVO-meter.
Pada dasarnya pengetesan transistor adalah sama dengan pengetesan dioda, karena sebuah transistor ketika dilakukan pengetesan dengan Ohm-meter bisa dipandang sebagai rangkaian dua dioda seperti berikut :

transistor mirip gabungan dioda

Berikut ini langkah-langkah pengetesan transistor PNP selengkapnya.
Tentukan terlebih dahulu kaki-kaki (pin elektroda) transistor sesuai dengan model/tipe-nya masing-masing, manakah yang basis (b), manakah yang kolektor (c) dan manakah yang emitor (e). Untuk membantu dalam langkah-langkah ini, silahkan lihat dalam ulasan : Transistor Bipolar .

Taruh selektor AVO meter pada posisi pengukuran Ohm x10.
Untuk transistor PNP, lakukan pengetesan sebagai berikut :

Test 1, Basis (b) diberi tuas tester merah dan emitor (e) diberi tuas tester hitam.
Pada pengetesan ini jarum AVO-meter (tester) harus bergerak, jika tidak bergerak maka berarti transistor rusak.
Basis (b) diberi tuas tester merah dan kolektor (c) diberi tuas tester hitam.
Pada pengetesan ini jarum meter juga harus bergerak, jika tidak bergerak maka berarti transistor sudah rusak.

Test 2, posisi tester dibalik (lihat gambar di atas), yaitu basis (b) diberi tuas tester hitam dan emitor diberi tuas tester merah.
Pada pengetesan ini jarum meter tidak boleh bergerak, jika tidak bergerak maka berarti transistor rusak.
Lalu basis (b) diberi tuas tester hitam dan kolektor (c) diberi tuas tester merah.
Pada pengetesan ini jarum meter juga tidak boleh bergerak, jika bergerak berarti transistor sudah rusak.

Test 3, pindahkan posisi selektor AVO-meter pada skala Ohm x1k atau Ohm x10k. Kolektor diberi tuas tester merah dan emitor diberi tuas tester hitam.
Jarum meter tidak boleh bergerak, jika ada pergerakan (meskipun sedikit) maka berarti transistor sudah rusak.
Setelah itu kolektor diberi tuas tester hitam dan emitor diberi tuas tester merah.
Jarum meter juga tidak boleh bergerak sedikitpun, jika ada pergerakan berarti transistor sudah rusak.
Catatan bahwa ketika melakukan test 3 ini, jari tangan tidak boleh ada yang menyentuh salah satu kaki transistor ataupun tuas tester.

Dari pengetesan-pengetesan itu akan didapatkan tabel kesimpulan sebagai berikut :

pnp check 1

Dalam kasus-kasus tertentu, hasil pengetesan transistor adakalanya agak melenceng dari kriteria yang telah dikemukakan di atas.
Contohnya adalah ketika melakukan pengetesan transistor PNP germanium produk lama seperti : A101,B56,AC128,AD162,dll. Posisi tuas hitam pada basis dan tuas merah pada emitor atau kolektor tetap menghasilkan gerakan jarum meter meskipun tidak banyak. Ini bukanlah pertanda transistor yang rusak, akan tetapi ini adalah hal yang wajar pada pengetesan transistor-transistor germanium. Karena itu lebih baik pengetesan dilakukan dengan AVO-meter pada posisi selektor Ohm x1.

Berikutnya, Pengetesan transistor NPN dalam : Test Transistor Yang Masih Baik Atau Yang Sudah Rusak (2), Transistor NPN .

Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger