Advertisement
Sirkuit Parametric-Equalizer ini pernah dimuat di majalah elektronik Indonesia, yaitu Mekatronika yang diterbitkan pada tahun 1984. Equalizer jenis parametric ini sempat menjadi proyek praktek yang banyak diminati oleh para hobbyst elektronika karena lebih simpel daripada graphic-equalizer, tapi bisa memenuhi selera pengaturan yang diinginkan.
Equalizer jenis ini hanya mempunyai tiga potentiometer pengatur, namun mampu menjangkau seluruh jalur frekwensi audio dan melakukan 'boost' atau 'cut' pada area frekwensi yang diinginkan dengan lebar band yang bisa divariasikan.
Rangkaian menggunakan 3 IC op-amp. IC1 dan IC2 menggunakan TL071 (single op-amp) sedangkan IC3 menggunakan TL074 (quad op-amp).
IC1 bertindak sebagai penyangga yang menerima sinyal masukan untuk kemudian dimpankan kepada IC2.
IC2 ini merupakan op-amp yang dikonfigurasikan sebagai filter terkontrol, menerima masukan dari IC1 pada input invertingnya. Pengontrolan dilakukan melalui pin input non-invertingnya, yaitu pin 3.
Pada input non-invertingnya ini, dipasang switch Sw1, yang apabila ditutup (pin 3 disambungkan ke ground) maka filter kontrol menjadi tidak berlaku, sinyal hanya dilewatkan oleh IC2 tanpa mengalami pengaturan.
Apabila Sw1 dibuka, maka quad op-amp IC3 yang membentuk filter resonansi mempengaruhi IC2 melalui pin non-invertingnya (pin 3).
VR3 adalah sebuah potentiometer stereo, memilah jalur frekwensi audio yang diinginkan. VR2 mengatur faktor 'Q' (quality) dari ketajaman filter jalur frekwensi yang dipilah. Sedangkan VR1 mengatur gain (penguatan) secara keseluruhan. Melalui pengaturan gain ini bisa dilakukan penonjolan atau peredaman pada jalur frekwensi yang telah dipilah.
Gambar yang diperihatkan adalah untuk satu kanal equalizer. Dalam stereo, rangkaiannya dua kali itu. Power supply nya bisa menggunakan rangkaian ini :



Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.