logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Gerbang Logika (Logic gate)

Advertisement

Gerbang logika merupakan elemen dasar logika-digital yang membangun sebuah rangkaian elektronika digital yang lebih lengkap. Ia adalah sebuah bagian dari bentuk pengaplikasian secara elektronik atas fungsi-fungsi tertentu di dalam matematika Bolean.
Dalam gerbang logika ada input (masukan) dan output (keluaran). Input bisa satu atau beberapa sedangkan outputnya hanya satu. Input-input ini diberi masukan sinyal logik (high atau low) dan outputnya akan mengeluarkan sinyal logik pula (high atau low) sesuai dengan fungsi gerbang logikanya.
Tentang sinyal logik dengan istilah high atau low telah dibahas dalam tulisan sebelumnya : Dasar-Dasar Digital, Pengertian Digital .

Input biasanya dinyatakan dengan huruf-huruf seperti A atau B dan seterusnya (tergantung jumlah input) sedangkan outputnya dinyatakan dengan Y.
Dalam gerbang logika juga ada istilah “tabel kebenaran” (truth table) di mana diperlihatkan sinyal logik yang dihasilkan pada outputnya (Y) dalam keadaan input (A atau B) yang berbagai macam.

Macam-macam gerbang logika .
Ada beberapa macam gerbang logika dasar, di antaranya adalah :

Buffer
Yaitu gerbang logika yang outputnya sama dengan input. Apabila inputnya high, maka outputnya juga high. Dan apabila inputnya low maka outputnya juga low.
Buffer biasanya dipasang sebagai penguat untuk me-refresh bagi sinyal-sinyal high yang agak memudar sehingga diperjelas kembali tentang keadaan yang high dari yang low. Dalam sirkit elektronika digital yang rumit, adanya pembebanan (loading) yang banyak memungkinkan terjadinya hal seperti ini.
Contoh IC logik yang berfungsi sebagai buffer : 74LS07, 4050

NOT (invertor)
Yaitu gerbang logika yang outputnya selalu berlawanan dengan input. Apabila inputnya low, maka outputnya high. Dan apabila inputnya high, maka outputnya low.
Contoh IC logik yang berfungsi sebagai invertor : 74LS04, 4049

AND
Yaitu gerbang logika yang sinyal outputnya adalah perkalian antara sinyal-sinyal input.
Perlu diingat bahwa matematika di dalam gerbang-gerbang logika adalah matematika Bolean.
Apabila input A diberi kondisi “0” (low) dan input B diberi kondisi “1” (high) maka output Y akan “0” (low), sebab 0 x 1 = 0 (lihat tabel kebenaran pada gambar di bawah).
Apabila A diberi “1” dan B diberi “1” maka Y akan “1”, sebab 1 x 1 = 1.
Contoh IC logik yang berfungsi sebagai AND : 74LS08, 4081

NAND (NOT-AND)
Yaitu gerbang logika yang sinyal outputnya adalah perkalian antara sinyal-sinyal input, tetapi hasilnya di-NOT kan (dibalik).
Apabila A diberi “0” dan B diberi “1” maka Y akan “1”, sebab 0 x 1 = 0 yang jika di-NOT kan (dibalik) adalah 1 (kebalikan dari “0” adalah “1”).
Apabila A diberi “1” dan B diberi “1”, maka Y akan “0”, sebab 1 x 1 = 1 yang jika di-NOT kan (dibalik) menjadi “0”.
Contoh IC logik yang berfungsi sebagai NAND : 74LS00, 4011

OR
Yaitu gerbang logika yang sinyal outputnya adalah penjumlahan antara sinyal-sinyal input.
Apabila A diberi “0” dan B diberi “1” maka Y akan “1”, sebab 0 + 1 = 1.
Apabila A diberi “1” dan B diberi “1” maka Y akan “1”, sebab dalam matematika Bolean 1 + 1 = 1.
Contoh IC logik yang berfungsi sebagai OR : 74LS32, 4071

NOR (NOT-OR)
Yaitu gerbang logika yang sinyal outputnya adalah penjumlahan antara sinyal-sinyal input, tetapi hasilnya di-NOT kan (dibalik). Dalam NOR hasil Y adalah hasil sebagaimana OR namun semuanya di-NOT kan.
Contoh IC logik yang berfungsi sebagai NOR : 74LS02, 4001

EXOR (Exclusive OR)
Yaitu gerbang logika yang sinyal outputnya adalah perkalian antara input A yang di-NOT kan dengan input B, kemudian dijumlahkan dengan perkalian antara input A dengan input B yang di-NOT kan.
Apabila A diberi “0” dan B diberi “1” maka Y akan “1”, sebab kebalikan “0” (pada input A) adalah “1” maka 1 x 1 = 1.
Contoh IC yang berfungsi sebagai EXOR : 74LS86, 4070

EXNOR (Exclusive NOT-OR)
Yaitu gerbang logika yang sinyal outputnya adalah perkalian antara input dijumlahkan dengan perkalian antara input yang di-NOT kan. Dalam EXNOR hasil Y adalah hasil sebagaimana EXOR namun di-NOT kan semuanya.
Contoh IC logik yang berfungsi sebagai EXNOR : 74LS266, 4077

Berikut ini adalah simbol-simbol gerbang logika dengan rumus fungsi (dalam matematika Bolean) beserta tabel kebenarannya. Tanda garis atas pada rumus fungsi adalah tanda bagian yang di-NOT kan.

logic-gates - truth table

Gerbang logika dengan lebih dari dua input
Ada kalanya gerbang logika mempunyai lebih dari dua input. Namun demikian fungsi matematika Bolean-nya untuk hasil “Y” adalah tetap. Sebagai contoh gerbang AND dengan 3 input mempunyai output Y sebagai hasil perkalian dari ketiga inputnya. Gerbang OR dengan 4 input mempunyai output Y sebagai hasil dari penjumlahan keempat inputnya, dan seterusnya...
Contoh gerbang logika dengan lebih dari dua input :

logic-gates 3-8input

74LS11, 74LS15 dan 4073 sebagai gerbang AND 3 input.
74LS21 dan 4082 sebagai gerbang AND 4 input.
74LS12 dan 4023 sebagai gerbang NAND 3 input.
74LS20, 74LS22 dan 4012 sebagai gerbang NAND 4 input.
74LS30 dan 4068 sebagai gerbang NAND 8 input.
4075 sebagai gerbang OR 3 input.
4072 sebagai gerbang OR 4 input.
74LS27 dan 4025 sebagai gerbang NOR 3 input.
4002 sebagai gerbang NOR 4 input.
4078 sebagai gerbang NOR 8 input.


(Sandi Sb)

Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger