Advertisement
Power-amplifier kelas-AB untuk rakitan, hasil modifikasi teknisi Indonesia ini cukup dikenal luas. Dengan tegangan supply (+) dan (-) maks. 70V, rangkaian power-amplifier ini dapat menghasilkan daya output lebih dari 300W RMS pada beban 4 Ohm, dan pada beban 2 Ohm daya yang dihasilkan bisa lebih dari 600W RMS.
Rangkaian ini menerapkan pola TEF (Triple Emitter Follower) di mana pada tahap output tersusun tiga tingkatan penguat. Driver tingkat pertama diperankan oleh T5 dan T6 (C4793-A1837), driver tingkat kedua diperankan oleh T7 dan T8 (C5198-A1941), dan ada beberapa pasang transistor akhir yang disusun secara paralel untuk memperbesar arus sinyal output dan agar rangkaian dapat dibebani dengan beban speaker berimpedansi rendah hingga 2 Ohm.
T9, T11, T13, T15, T17, dan T19 (NPN) bisa menggunakan type MJL21194 atau C3858, sedangkan T10, T12, T14, T16, T18, dan T20 (PNP) bisa menggunakan type MJL21193 atau A1494.
SOCL versi 506 X2 ini menerapkan servo bias dengan transistor MJE340 (Tx) dan dilengkapi dengan penyetelan arus stasioner untuk transistor-transistor akhir, yaitu oleh VR1. Setidaknya, setiap transistor akhir perlu mengalirkan arus DC sebesar 15mA dalam keadaan tanpa sinyal input dan tanpa beban speaker, ini dilakukan dengan penyetelan VR1.
Selain itu, SOCL 506 X2 ini juga menyertakan rangkaian aksesoris tambahan, yaitu rangkaian DC Servo untuk mengeliminir tegangan DC di jalur output. Bagian ini diperankan oleh op-amp TL071 beserta dengan komponen-komponen pasif di sekitarnya.
Adapun power supply untuk rangkaian ini, dapat menggunakan rangkaian ini :
Kondensator filter di skematik ini menggunakan dua pasang 10.000 uF/80V, masih bisa ditambahkan hingga empat pasang kondensator jika diinginkan.



Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.