logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Tone-Control Klasik Transistor

Advertisement

Di antara sekian banyak rangkaian tone-control dengan transistor, rangkaian ini adalah yang paling ‘legend’, paling banyak digunakan dan sudah ada sejak akhir era ’80-an.
Entah siapa yang pertamakali merancangnya, rangkaian ini sangat familiar bagi para teknisi dan sangat banyak diterapkan di amplifier-amplifier lokal (termasuk penggunaan di speaker-aktif) dari berbagai merek.
Meskipun sederhana, tetapi memang cukup memenuhi syarat untuk mengemudikan sebuah power-amplifier bertransistor dengan daya antara 20W...40W.
Karenanya tone-control yang tidak terlalu rumit ini cocok dipasangkan dengan power-amplifier sebagaimana yang diposting di : Power amplifier 40W OCL bootstrap .

Skematik tone-control klasik.

tone control klasik transistor

Daftar komponen :
R1, R5, R6, R13, R14, R15 = 1k
R2, R3, R10 = 330k
R4, R7, R8, R12, R16 = 4k7
R9 = 8k2
R11 = 47k
VR1 = 50k/CT
VR2, VR3 = 50k
C1, C6 = 2,2uF/25V
C2, C7 = 4,7uF/25V
C8 = 47uF/16V
C9 = 470uF/35V
C10 = 102
C11 = 473
T1, T2 = C828

Rangkaiannya dibangun oleh dua transistor setiap kanal, beserta komponen-komponen pasif lainnya. Transistor pertama (T1) bertindak sebagai buffer, dan transitor kedua (T2) bertindak sebagai tone-control aktif yang sebenarnya.
Pola yang digunakan adalah pola Baxandall, sehingga boost dan cut yang dihasilkan lebih tajam dalam mengatur frekwensi audio tinggi (treble) dan rendah (bass). Bagi yang ingin paham lebih jauh tentang pola Baxandall, silakan simak ulasannya dalam : Konsep E.J.james dan P.J.Baxandall dalam pengaturan nada audio .

Pada emitor T2 terpasang kondensator by-pass C8 sehingga penguatan menjadi lebih besar. Alhasil, rangkaian dapat mengeluarkan sinyal audio sekitar 400mV dengan level input standar dari sebuah line-out audio.

PCB tone-control klasik.
Bagi para hobbyst perakit audio yang ingin mencoba membuat rangkaian ini, berikut ini disertakan layout PCB beserta tata-letak komponennya.
Ada dua rancangan layout PCB, satu untuk unit tone-control (ukuran 10 x 4,8cm) dan satu lagi untuk unit volume-control (ukuran 3,5 x 3,4cm).
File-nya dapat diunduh di link ini : Layout PCB tone control klasik .

pcb tone control klasik

Gambar memperlihatkan pemasangan/tata-letak komponen dalam tampak atas.
Perhatikanlah bahwa pada unit tone-control semua resistor dipasang berdiri.
Pada gambar, komponen-komponen untuk kanal L (left) tidak ditandai dengan tanda aksen ( ’ ), sedangkan untuk kanal R (right) ditandai dengan tanda aksen ( ’ ).
Potentiometer volume dipasang pada PCB tersendiri di unit volume-control. Sengaja dibuat seperti itu karena seringkali memang dibutuhkan begitu, yaitu setelan volume terletak agak jauh dari setelan bass dan treble.
Adanya penambahan switch Loudness menuntut komponen-komponen pasif loudness agar berada sedekat mungkin dengan potentiometer volume dan switch.

Agar “warna suara” lebih bagus, disarankan agar menggunakan kondensator-kondensator khusus, yaitu untuk C3, C4, C5, C10 dan C11.
C3 dan C10 hendaknya menggunakan kondensator milar yang sering dipakai untuk audio, yaitu (biasanya) yang berwarna kuning transparan. Penggunaan kondensator MKT dan mika adalah pilihan kedua untuk fungsi ini.
Sedangkan untuk C4, C5 dan C11 hendaknya menggunakan kondensator MKT, namun menggunakan kondensator mika juga masih lumayan bagus.
Untuk semua kondensator tersebut itu sangat tidak dianjurkan menggunakan kondensator keramik.

Sumber tegangan untuk suplai boleh antara 18...35V, dapat mengambil langsung dari jalur suplai V+ power-amplifier yang digandengkan dengannya.
Jika tegangan suplai V+ yang digunakan 25V (maks.) maka nilai untuk R15 adalah 1k.
Jika tegangan suplai V+ 35V (maks.) maka R15 = 1k8.
Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger