logo blog
Blog Sandi Elektronik
Silahkan pastikan untuk melengkapi kunjungan anda dengan melihat : Daftar Isi.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat

Pengirit Listrik

Advertisement

Rangkaian agar pemakaian listrik jadi lebih irit?
Sebetulnya terlalu heboh kalau dikatakan ‘rangkaian’, karena ini hanyalah penambahan kapasitor di antara jalur “line” dan jalur “common” pada instalasi listrik di rumah.
Tapi sebelum lanjut ke prakteknya, baiknya simak dulu uraian apa dan bagaimananya berikut ini.

Tegangan listrik AC, pemakaian dan kontaminasi.

listrik_terkontaminasi

Tegangan listrik yang didistribusikan ke rumah-rumah bersumber dari generator-generator listrik besar dengan frekwensi antara 50Hz...60hz. Tegangan dari generator ini awalnya masih relatif murni, kurvanya diperlihatkan pada gambar (1).
Ketika tegangan diturunkan di gardu-gardu untuk didistribusikan ke rumah-rumah, seringkali pemakaian tegangan AC listrik jadi tidak sehat oleh adanya penarikan arus dan tegangan yang tidak sinkron akibat banyaknya beban (terutama) bersifat ‘induktif’. Banyak ‘daya reaktif’ yang tidak efektif membebani jaringan listrik di rumah.
Celakanya, daya ini tidak punya manfaat ketika peralatan-peralatan listrik digunakan dalam mengkonsumsi energi listrik, namun meteran listrik mendeteksinya sebagai pemakaian. Karena itu perlu untuk mengkompensasi daya reaktif ini, agar pemakaian listrik menjadi lebih logis.
Di sisi lain, tegangan AC listrik sering terkontaminasi dengan larasan-larasan frekwensi lain, dan ini juga punya pengaruh. Kurvanya diperlihatkan pada gambar (2).
Kontaminasi ke dalam jaringan listrik ini disebut : EMI (Electro-Magnetic Interference).

Pemasangan kapasitor.

pemasangan_kapasitor_bank

Dengan memasang kapasitor di antara jalur line (220V) dan common (0V) pemakaian yang umumnya bersifat induktif bisa lebih diimbangi agar tidak banyak timbul daya pemakaian sampingan yang tidak efektif. Selain itu pemasangan kapasitor juga dapat menindas EMI.
Kapasitor di sini bisa dipandang sebagai “filter” bagi tegangan atau “bank” bagi daya.
Di pabrik-pabrik besar dengan pemakaian listrik yang besar, kapasitor-kapasitor ini juga dipasang dan disebut Capacitor-Bank. Besarnya capacitor-bank disesuaikan dengan tinggi tegangan serta rasio pemakaian (induktif atau kapasitif) pada line yang bersangkutan.
Untuk tingkat rumahan, kapasitor yang dipasang mungkin tidak sama bagi setiap rumah, karena faktor daya berbeda-beda. Karena itu perlu dicoba-coba berapakah nilai kapasitor yang akan dipasang, 10uF, 15uF, atau 25uF.
Default-nya, pasang saja kapasitor non-polar 10uF/400V. Kapasitor seperti ini bisa didapatkan di toko-toko peralatan pompa air & mesin cuci.
Kapasitor ini diusahakan dipasang sedekat mungkin dengan meteran listrik.
Jika diinginkan pemasangan menjadi lebih praktis tanpa harus membongkar instalasi di rumah, buat saja peralatan dengan untaian seperti berikut :

alat_penghemat_listrik

Komponen :
R1 = 0,5Ω/5W
C1 = 10uF/400V
C2 = 104/400V

Kabel penghubung antara steker (colokan listrik) dengan untaian haruslah kabel yang cukup tebal (1,5mm atau lebih) dan dibuat sependek mungkin.
Tempatkan untaian yang telah dibuat dalam sebuah box.
Aktifkan untaian dengan mencolokkan steker ke stop-kontak yang lokasinya paling dekat dengan meteran listrik.

Pandangan akhir.
Alat ini tidak bisa menjamin apakah benar terjadi pengiritan listrik ataukah tidak, karena kadar pemakaian induktif dan faktor daya di tiap rumah/wilayah-pemakaian berbeda-beda. Sebagian mungkin bisa merasakan efeknya, namun bagi yang lain mungkin seolah tidak berefek.
Penulis sendiri belum pernah meneliti secara rinci tentang ini. Tapi (konon) alat seperti ini mampu menghasilkan efek irit listrik antara 10...30%.
Yang pasti, di sisi lain pemasangan kapasitor dapat menindas EMI dan ia memang harus ditindas dari jalur listrik karena bersifat parasitik.
Meskipun alat “pengirit listrik” ini sudah dibuat, namun disarankan untuk tetap melengkapi peralatan listrik di rumah dengan EMI-filter agar listrik menjadi semakin bersih dan sehat.
Lihat : EMI filter buatan sendiri .

Dan sebagai bagian akhir, perlu juga diberi tahu bahwa penghematan listrik yang sesungguhnya itu tidak datang dari alat-alat tertentu yang dikatakan sebagai ‘energy-saver’ atau yang semacamnya. Tetapi penghematan yang sesungguhnya itu datang bersama dengan pola dan perilaku efisien dalam mengkonsumsi energi listrik.
Simaklah ulasan di link ini sebagai bahan renungan dan masukan : Tips hemat energi listrik .
Enter your email address to get update from Sandi Sb.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar sesuai topik dan sertakan ID yang jelas dengan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Sandi Elektronik - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger